Home Ibu dan Anak 5 Kalimat Terlarang Bagi Ibu

5 Kalimat Terlarang Bagi Ibu

249
0

5 Kalimat Terlarang Bagi Ibu

5 Kalimat Terlarang Bagi IbuMenjadi seorang ibu adalah rahmat yang diberikan Tuhan kepada wanita. Walaupun masih ada yang menganggap menjadi itu merepotkan tidak menutup bahwa ibu adalah makhluk Tuhan yang paling dicintai.

Kadangkala permasalah rumah tangga melibat anak-anak. Namun sebagai seorang ibu, tentunya tidak ingin anak-anak ikut sedih dan kecewa.

Oleh karena itu, baik sikap, perilaku maupun perkataan ibu dan ayah haruslah ditata sebisa mungkin agar tidak sampai memberi pengaruh buruk anak. Dan lima kalimat berikut hendaknya tak boleh terucap saat Anda menjadi ibu kelak.

  1. “Jangan ganggu, ibu lagi sibuk nih…”
    Sesibuk apapun Anda nanti, pastikan bahwa Anda bisa membuat ia mau menunggu dengan cara yang nyaman. Jangan sampai membuat ia merasa mengganggu Anda.  Dengan cara yang santun dan memberikan pengertian, anak justru akan lebih mudah mengerti dan tidak mencari-cari perhatian dari Anda.
  2. “Kamu itu seperti ayah. Pemalas!”
    Jangan pula memberikan kritik dengan menyamakannya dengan orang lain. Terutama figur ayah sendiri. Sebisa mungkin gunakanlah kalimat yang halus dan tidak melukai hatinya.
  3. “Kalau tidak mau makan, nanti kamu ditangkap monster hijau di dalam lemari lho…”
    Akan jauh lebih mudah bagi Anda membujuknya dengan alasan berlogika ketimbang menakut-nakutinya. Misalnya saja ia adalah anak yang doyan bermain bola dan ingin menjadi pemain bola kelak. Katakan saja bahwa untuk menjadi pemain bola yang gesit, maka tubuhnya membutuhkan nutrisi yang ada di dalam makanannya.
  4. “Kalau tidak nurut nanti ibu laporkan pada ayah.”
    Lagi-lagi tindakan mengancam anak yang akan membuat anak menjadi trauma kecil. Anda boleh melibatkan suami dalam berbagai hal saat mengasuh anak. Namun, bukan berarti Anda menjadikannya sebagai figur yang harus ditakuti dan terlihat kejam pada anak.
  5. “Wah teman kamu bisa, kok kamu tidak?”
    Kemampuan yang dimiliki anak itu berbeda-beda.  Kalaupun Anda ingin memberikan semangat padanya, maka buat agar ia bersemangat mengejar ketinggalan. Berikan dukungan anda dengan memberinya hadiah bila berhasil mengajarkan sesuatu. Atau mendampinginya ketika anak kesulitan mengerjakannya.
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here