Home Gaya Hidup Pernikahan 7 Cara Memutuskan Pria

7 Cara Memutuskan Pria

288
0

7 Cara Memutuskan Pria

7 Cara Memutuskan Pria

Lelaki bisa dengan mengatakan ‘putus’. Berbeda dengan para wanitanya. Ketika merasa bahwa hubungan asmara sudah tidak bisa diteruskan, wanita perlu berpikir bagaimana menjelaskan situasi dan cara untuk mengakhiri hubungan dengan baik-baik.
Berikut beberapa tipsnya agar memutuskan pria tidak berbelit-belit.

  1. Pilih waktu yang tepat
    Ajak dia bertemu di saat senggang dan suasana hatinya sedang bagus. Bukan saat pekerjaan dan stresnya memburuk. Agar dia bisa menerima keputusan Anda dengan kepala dingin. Dan tanpa harus ada melowdrama yang terjadi.
  2. Katakan saat bertatap muka
    Jangan memutuskan hubungan asmara lewat SMS, telepon, atau (yang parah) private message di Facebook. Yang namanya putus cinta pasti menyakitkan, apalagi jika dilakukan tanpa melalui diskusi empat mata. Anda bisa memutuskan pacar lewat ketiga hal di atas, dengan syarat Anda memang baru berpacaran kurang dari 2 bulan dengannya.
  3. Temui si dia di tempat terbuka
    Tempat terbuka seperti taman kota, atau mall, akan menghilangkan tekanan yang ada dalam setiap kejadian putus cinta. Hindari tempat yang sepi atau tempat di mana Anda berdua merasakan kedekatan yang leluasa, karena justru akan membuat Anda kikuk dalam mengutarakan perasaan Anda.
  4. Mulai dengan sesuatu yang positif
    Untuk membuka percakapan, Anda bisa memulainya dengan mengatakan betapa berkesan hubungan yang telah Anda berdua jalani, meskipun tidak terasa tepat sehingga harus berpisah. Dengan mengetahui betapa Anda menghargai hubungan ini, pria akan lebih merasa mampu untuk meninggalkan hubungan ini.
  5. Fokuslah pada kesalahan Anda, bukan dia
    Jelaskan padanya bahwa semua ini merupakan keputusan Anda pribadi, tanpa ada pengaruh dari kekurangan dia selama berpacaran dengan Anda. Katakan bahwa Anda ingin sendiri karena ada karir yang harus Anda kejar, atau Anda ingin seseorang yang lebih serius atau malah lebih tidak serius. Jikapun Anda harus berbohong, lakukanlah.
  6. Bersikap Tegas
    Jika dia melakukan pembelaan atau penolakan, tegaskan keputusan Anda sekali lagi
    Jika dia sudah menganggap hubungan ini serius, kemungkinan besar dia akan merayu Anda sekali lagi atau akan memberikan penolakan atas keputusan Anda. Jika Anda sudah membuat keputusan yang bulat, hentikan pembelaannya dan katakan bahwa semua tidak bisa dilanjutkan.
  7. Menjauhlah darinya untuk sementara
    Anda boleh berkata bahwa Anda berdua bisa menjadi teman setelah putus, namun pada kenyataannya Anda tetap perlu menjaga jarak untuk sementara dari satu sama lain. Jika perlu, unfriend dia di Facebook dan unfollow dia di Twitter agar Anda berdua memiliki ruang untuk menjauh dari satu sama lain dulu.

Good luck cuters 🙂

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here