Home Gaya Hidup Pernikahan Cerdas Memilih Pil KB

Cerdas Memilih Pil KB

174
0

Tujuan akhir kita mengonsumsi obat-obatan tentunya untuk memperbaiki kualitas hidup. Karena itu jika kita memiliki kebiasaan memilih, pasti kita pilih onat yang memberikan manfaat optimal dengan efek samping minimal. Hal ini sangat penting Anda terapkan dalam pemilihan pil pengatur kehamilan (pil KB). Jika Anda seorang perempuan muda, energik, dan modern, Anda berhak memutuskan pil KB mana yang mampu meningkatkan kualitas hidup Anda, tentunya sejalan dengan arahan dokter.

Bila pilihan Anda jatuh pada pil KB dosis estrogen sangat rendah, bisa jadi Anda termasuk dalam kelompok perempuan yang mementingkan kualitas hidup. Hal ini didukung penelitian terhadap 3779 perempuan cerman yang menggunakan pil KB dosis estrogen sangat rendah ini. Indikator kualitas hidup yang dinilai membaik antara lain, pada aspek kesehatan jasmani, perasaan, prestasi pekerjaan, kegiatan rumahtangga, hubungan keluarga dan kepuasan hidup menyeluruh.

Itulah kelebihan pil KB dosis estrogen sangat rendah. Kandungan estrogen yang sangat rendah disamping memberikan penghambatan kehamilan, sekaligus meminimalkan efek samping penggunaan pil KB sejenis. Ini yang penting!

Kandungan estrogen sangat rendah ini sangat cocok bagi perempuan muda yang belum pernah mengonsumsi pil KB apapun, atau bagi mereka yang mengalami keluhan efek samping pada penggunaan pil KB lainnya.

Bagaimana Pil KB Ini Bekerja?

Efek hormonal oil KB menghambat indung telur melepaskan ovum (sel telur) yang normalnya terjadi sekali dalam satu siklus menstruasi perempuan. Selain itu, pil KB juga mempertebal lendir leher rahim, untuk menghambat masuknya sperma ke dalam rahi setelah hubungan seksual. Jelas sekali kemungkinan tersedianya sel telur dalam rahim sangat minim. Kalaupun ada, sperma tidak dapat mencapai karena dihampat pada leher rahim, sehingga tidak terjadi pembuahan.

Meskipun penggunaan pil KB sangat mudah, dengan pengonsumsian yang teratur setiap hari, tanpa kelupaan, kehamilan dapat dicegah. Namun, tentu saja, sebelum memulainya, setiap perempuan wajib memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan tidak adanya penyakit ataupun gangguan dalam sistem reproduksinya.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here