Home Kuliner Alasan Kenapa Susah Berhenti Makan Keripik

Alasan Kenapa Susah Berhenti Makan Keripik

63
0

Siapa sih yang nggak suka sama camilan sederhana yang bernama keripik? Hampir semua orang sangat suka makan keripik. Keripik sendiri terdiri dari berbagai macam bahan dasar. Mulai dari kentang, ketela pohon, tempe atau bahan-bahan lainnya. Dan kalau sudah makan keripik, tidak jarang Anda akan merasa kesulitan menghentikan makan tersebut. Mmm, mau tahu kenapa kita sulit menghentikan keasikan makan keripik?

Dikutip dari laman science20.com, ada penjelasan ilmiah terkait hal ini. Menurut para peneliti, kebiasaan sangat suka makan keripik dan seakan tidak mau berhenti ini disebabkan oleh beberapa hal. Para peneliti menyebutkan jika rasa gurih dan asin pada keripik menjadi salah satu pemicu kenapa seseorang tidak bisa berhenti untuk mengonsumsi keripik.

Ketika Anda makan makanan yang gurih atau bahkan cenderung asin, Anda akan merasa kesulitan menghentikan aktivitas makan tersebut. Secara tidak sadar, rasa asin dan gurih ini telah mempengaruhi otak untuk terus makan makanan tersebut. Belum lagi, keripik merupakan makanan ringan yang nggak mudah membuat seseorang merasa kenyang.

Dari beberapa penelitian yang dilakukan di New Orleans, ditemukan bahwa makanan yang asin dan gurih bisa meningkatkan nafsu makan hingga 11 persen. Tobias Hoch, Ph. D, menyebutkan jika keripik yang cenderung gurih dan asin akan meningkatkan nafsu makan. Teksturnya yang ringan dan tidak mudah membuat kenyang, telah menjadikannya sebagai makanan yang sarat dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Perlu Anda tahu ya Cuters, meski makan keripik tak mudah membuat Anda merasa kenyang, kandungan berupa karbohidrat, lemak dan kalori di dalam keripik sangatlah banyak. Sangat tidak baik jika kita makan keripik terlalu banyak apalagi sampai berlebihan.

Sesuka apapun Anda terhadap keripik, peneliti menyarankan agar kita tetap membatasi konsumsi keripik. Meski untuk menghentikan aktivitas konsumsi keripik juga terbilang cukup susah, Anda tetap harus berusaha agar tidak konsumsi keripik berlebihan. Tak hanya keripik, peneliti juga menyarankan agar kita membatasi konsumsi garam atau penggunaan garam pada makanan.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here