Home Ibu dan Anak Cara Seru Mengenalkan Angka Pada Anak

Cara Seru Mengenalkan Angka Pada Anak

81
0

Mengenalkan angka kepada balita tidak harus selalu dilakukan dengan cara membosankan. Anak akan antusias belajar angka dan jumlah, jika Bunda mengenalkannya melalui permainan dan dengan cara menyenangkan. Susan A. Miller Ed.D., pakar pendidikan anak usia dini dan profesor di University of Pennsylvania, AS, menuturkan bahwa mengajarkan konsep pramatematika dapat menstimulasi anak untuk berpikir logis dan sistematis sejak dini, melalui pengamatan terhadap benda atau gambar di sekitarnya. Berikut ini beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk mengajarkan konsep pramatematika kepada balita.

1.    Menyanyikan lagu tentang angka
Melalui nyanyian, anak akan lebih mudah mengenal konsep angka. Ajak balita bernyanyi bersama lagu Satu-satu Aku Sayang Ibu. Lagu itu mengenalkan anak kepada bilangan dan urutan. Lagu lain yang bisa dinyanyikan, misalnya, Dua Mata Saya. Selain angka, lagu itu juga mengajarkan balita tentang konsep jumlah.

2.    Menghitung mainannya
Bunda bisa menggunakan mainan balita sebagai sarana mengenalkan angka. Saat anak bermain atau membereskan mainan bersama Anda, ajak ia menghitung jumlahnya, seperti, “Lihat, bonekanya ada dua. Satu… dan dua.” Atau, “Yuk, kita masukkan mobil-mobilannya ke kotak, sambil dihitung. Satu… dua… tiga….” Jadi, setiap bermain, anak akan terbiasa menghitung secara sederhana.

3.    Mencocokkan angka dan gambar
Caranya, Bunda menulis angka 1 sampai 10 di satu set kartu, lantas menggambar jumlah benda yang sesuai dengan angka yang ditulis (misalnya, 2 lingkaran atau 3 kotak) di set kartu lain. Ambil selembar kartu berisi angka, dan minta balita mencocokkannya dengan gambar yang sesuai jumlahnya. Sebutkan juga angkanya saat mengambil kartu. Contohnya, Anda berkata, “Enam,” saat mengambil kartu angka 6. Ajak juga balita menyebutkan angkanya saat ia mencocokkan.

4.    Membuat gambar
Salah satu kegiatan favorit anak adalah menggambar. Nah, Bunda juga bisa mengajarinya tentang jumlah dan angka lewat aktivitas tersebut. Tulis sebuah angka di selembar kertas, dan minta anak Anda membuat gambar sejumlah angka yang Anda tulis tadi. Misalnya, jika Bunda menulis angka 1, maka anak menggambar sebuah lingkaran. Bisa juga Anda menulis angka 1, balita menempelkan sebuah stiker di kertas tersebut.

5.    Bermain engklek
Saat hari cerah, ajak anak melakukan permainan tradisional engklek di luar rumah. Selain mengasah kemampuan motorik kasarnya, engklek juga bisa melatih anak belajar urutan bilangan. Gambarlah kotak-kotak engklek disertai angka-angkanya dengan kapur. Ajak balita melompat ke kotak nomor 1, lalu nomor 2, dan seterusnya, sembari menyebutkan angka di dalam kotak yang ia pijak.

6.    Bergoyang angka
Ajak anak melakukan goyangan angka. Saat Bunda menyebutkan sebuah angka, anak akan menari dan bergoyang sebanyak angka yang disebutkan. Misalnya, jika Anda bilang, “Tiga,” balita dapat menari dan menggoyangkan pinggulnya tiga kali.

7.    Berburu angka
Permainan mencari harta karun bisa Bunda modifikasi untuk mengajarkan anak mengenal angka dan jumlah. Anda tulis masing-masing angka di selembar kertas, dan letakkan di beberapa tempat di rumah. Misalnya, di dalam lemari, di balik bantal, atau di bawah kursi. Anak harus mencari angka-angka tersebut dan menyerahkan kepada Anda, sambil menyebutkan angka yang ia temukan. Minta juga ia menemukan empat buah krayon atau dua buah buku yang sudah Anda taruh sebelumnya.

8.    Menebak angka
Ajak balita bermain tebak-tebakan angka. Minta ia menebak angka berdasarkan petunjuk yang Anda berikan. Misalnya, Bunda katakan, “Aku ada sebelum angka 5 dan sesudah angka 3. Angka berapakah aku?” Jika balita sudah mulai mahir, minta ia yang memberikan petunjuk, dan Bunda yang menebaknya.

9.    Menghitung cucian
Ubah rutinitas mencuci pakaian yang membosankan menjadi permainan menghitung untuk anak. Ajak balita membantu memisahkan antara pakaian putih dan pakaian berwarna, sambil menghitungnya. Selain belajar menghitung, anak juga bisa mengenal aneka warna. Namun, jangan biarkan anak berada dekat mesin cuci yang sedang menyala.

10.    Membilang, sambil berbelanja
Bahkan momen belanja bulanan atau mingguan bisa menjadi cara menyenangkan buat balita untuk mengenal jumlah. Saat berbelanja, katakan kepada anak bahwa Bunda perlu 4 buah jeruk dan 6 buah apel. Ajak ia membantu menghitungnya, saat Anda mengambil dan memasukkan buah-buahan tersebut ke keranjang belanja.

11.    Memasak bersama
Aktivitas memasak di dapur juga bisa Bunda manfaatkan untuk mengajarkan balita keterampilan berhitung secara sederhana. Minta ia, misalnya, memberi dua sendok teh garam ke dalam masakan, mengambil tiga buah tomat atau lima siung bawang putih. Usai memasak, Bunda dan balita bisa menikmati makanan yang dibuat bersama-sama itu.

12.    Bermain Lego
Mainan Lego memang seru! Bunda bisa menggunakan Lego untuk mengajarkan anak konsep angka, jumlah, atau menghitung secara sederhana. Tuliskan angka di selembar kertas, dan minta anak mengambil Lego sesuai jumlah angka yang tertulis di kertas. Bunda juga bisa mengajak anak belajar berhitung, misalnya, 1 buah Lego dengan 2 buah Lego digabung menjadi 3 buah Lego.

13.    Mencari jumlah benda di rumah
Benda-benda di rumah juga bisa menjadi sarana belajar angka. Minta balita menghitung jumlah pintu di rumah, bantal di sofa ruang tamu, atau kursi di ruang makan. Ia juga bisa belajar menghitung benda-benda yang ada di kamarnya sendiri.

14.    Bermain ular tangga
Siapa yang tidak kenal dengan permainan ular tangga? Permainan itu merangsang balita belajar berhitung sederhana, yaitu saat membilang mata dadu yang keluar, dan langkah yang harus dilakukan pada kotak-kotak papan permainan. Ia bisa mengajak teman-temannya bermain bersama juga. Ajarkan mereka aturan permainan terlebih dulu, jika mereka belum terlalu mengerti permainan ini.

15.    Menghitung kelopak bunga
Jika aktivitas belajar angka di dalam rumah membuat balita bosan, Bunda bisa mengajak ia pergi ke taman di dekat rumah. Di sana, Anda dan anak akan melihat bunga beraneka rupa dan warna. Ajak ia menghitung jumlah kelopak bunga. Tanyakan ia, bunga mana yang memiliki jumlah kelopak terbanyak.

16.    Menghubungkan titik
Kegiatan ini juga populer sebagai sarana edukasi anak belajar angka. Bunda bisa membuat gambar sendiri di sehelai kertas, mencetak gambar dari internet, atau men-download app-nya di smartphone. Minta anak menghubungkan titik-titik dengan garis sesuai urutan angka, lantas menyebutkan gambar apakah itu. Setelah selesai, ia bisa mewarnai gambar dengan warna-warna favoritnya.

17.    Menyebutkan jumlah kendaraan
Biasanya saat melakukan perjalanan jauh dengan kendaraan, anak akan merasa lekas jemu. Untuk mengusir kebosanannya, Bunda bisa mengajak ia menghitung kendaraan di jalan. Minta ia menyebutkan jumlah mobil berwarna merah yang lewat, atau bus yang ada di jalan. Tidak perlu banyak-banyak, cukup sampai hitungan kelima.

18.    Melahap camilan
Saat snack time balita, Bunda bisa menyajikan buah-buahan yang dipotong kecil-kecil. Lalu, ambil sebuah dadu, dan minta anak melempar dadu tersebut. Jika mata dadu yang keluar adalah dua, maka anak akan memakan 2 potong buah. Begitu seterusnya, hingga semua buah habis dimakan. Permainan ini bisa membuat snack time balita jadi lebih menarik.

19.    Jalan-jalan di kompleks
Di lingkungan rumah Bunda juga terdapat banyak tanda berkaitan dengan angka, seperti nomor rumah atau jalan. Jadi, saat mengajak anak jalan-jalan di sekitar kompleks, Bunda juga bisa sekalian mengenalkan angka. Ajak juga ia membilang dari 1 sampai angka yang tertera di nomor rumah Anda, misalnya. Atau, hitung jumlah mobil yang diparkir di tepi jalan, pohon, bahkan kucing yang ia temui di jalan.

20.    Memancing ikan kertas
Bunda bisa membuat sendiri kolam-kolaman kecil dari kotak bekas sepatu yang berisi potongan kertas berwarna biru, beberapa ekor ikan, dan alat pancingnya. Gambar bentuk ikan di atas kertas karton atau lembaran busa warna-warni, lantas gunting. Tulis angka 1 sampai 6 di setiap badan ikan, dan selipkan klip kertas. Taruh ikan-ikan tersebut di “kolam” buatan Anda. Siapkan alat pancing yang terbuat dari seutas tali yang satu ujungnya diikatkan pada sebuah tusuk satai, dan ujung yang lain pada magnet kecil. Sediakan juga dadu. Minta anak melempar dadu, kemudian memancing ikan yang memiliki angka sesuai dengan jumlah yang ditunjukkan oleh mata dadu.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here