Home Ibu dan Anak Cara Tepat Mengatasi Anak Retardasi Mental

Cara Tepat Mengatasi Anak Retardasi Mental

126
0

Retardasi mental adalah kondisi sebelum usia 18 tahun yang ditandai dengan rendahnya kecerdasan (biasanya nilai IQ-nya di bawah 70) dan sulit beradaptasi dengan kehidupan sehari-hari. Bunda perlu tahu, jika retardasi mental tingkat ringan mengarah pada kondisi yang ditandai dengan keterbatasan kemampuan intelektual dan kesulitan dalam mengatasi tuntutan masyarakat.

Dikutip dari Multiple Intellegences Magazine, Penelitian yang pernah dilakukan sejak tahun 1963, menunjukkan bahwa anak dengan retardasi mental mengalami masalah besar dalam artikulasi, terlambat dalam perkembangan bahasa lisan, perbendaharaan kata yang dimiliki sangat terbatas, dan penggunaan tata bahasa yang tidak tepat. Ciri-ciri kesulitan bahasa pada anak yang mengalami retardasi mental ringan yang perlu bunda ketahui adalah sebagai berikut :

  1. Kesulitan dalam ekspresi verbal.
  2. Mengalami masalah dengan berbagai aspek bahasa verbal reseptif.
  3. Menemui kesulitan dalam percakapan.
  4. Tidak menanggapi pemikiran yang lengkap atau kehilangan kata-kata dan ekspresi
  5. Melakukan usaha yang tidak efisien saat berusaha memberi perintah.
  6. Menanggapi dengan pertanyaan yang tidak bisa diajukan.
  7. Lebih menyukai tugas-tugas yang kurang mengandalkan pendengaran.
  8. Tidak dapat membedakan ide pokok saat sedang berbicara.
  9. Mengalami kesulitan dalam membedakan bunyi yang sama misalnya “pen”, dan “pin”.
  10. Tidak dapat menceritakan kembali dengan tepat cerita yang baru saja dibacanya.
  11. Kesulitan mengidentifikasi dan menghasilkan ritme pada kata-kata.
  12. Tidak dapat mengulang secara akurat serangkai kata atau serangkaian angka yang disebut secara verbal.

Mengingat berbagai keterbatasan tersebut, pada anak dengan retardasi mental ini tentu perlu diberikan perlakuak yang memfokuskan segi melatih berbicara melalui prelinguistic speech, bahasa pra-lingual.

Selain itu, kemampuan menyesuaikan diri juga pentung bagi anak-anak dengan retardasi mental ringan, agar kelak tak bergantung pada orang lain. Untuk dapat menyesuaikan diri, anak degan retardasi mental perlu mendapat bantuan. Bantuan yang diberikan berupa latihan kemandirian sejak anak mulai bisa mencapainya, dan terus dilatih agar ia mampun menolong dirinya sendiri ya Bun. Di sini termasuk melatih anak agar mampu menjelaskan apa yang diinginkan atau dipikirkan melalui bahasa. Latihan kemandirian ini tentu saja harus dilakukan secara terpadu antara pendidikan di sekolah dan dirumah.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here