Home Gaya Hidup Pernikahan Cegah Perselingkuhan Harus Lancar Komunikasi

Cegah Perselingkuhan Harus Lancar Komunikasi

125
0

Membina rumah tangga memang perlu cinta. Tapi cinta saja ternyata tak cukup. Untuk membangun pernikahan dan menjaganya dengan baik perlu komitmen, kepercayaan, dan juga yang tak kalah penting adalah komunikasi. Bahkan komunikasi inilah kunci penting untuk mencegah terjadinya perselingkuhan dan perceraian di dalam rumah tangga.

Di dalam keluarga, suami dan istri harus berkomunikasi dengan baik. Baik buruknya pasangan Anda bila telah menikah dijadikan satu. Tak ada yang namanya membeda-bedakan, tapi lebih kepada menyikapi semua perbedaan yang ada.

Perselingkuhan kebanyakan kurangnya komunikasi antara sesama pasangan. Apa yang terjadi tidak dikomunikasikan dengan pasangan, malah mencari di luar yang lebih men-support, seperti teman kantor yang lebih memperhatikan dan menerima dia.

Bila terjadi perselingkuhan sampai perceraian maka yang terkena dampak adalah anak Anda sendiri. Anak sampai jadi yang terbebani oleh perilaku orang tuanya. Bila sampai cerai harus memberikan porsi yang sama kepada anak. Karena anak perlu balancing, figur ayah dan ibu sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhannya.

Usia 0 hingga 6 tahun pada anak merupakan masa-masa tumbuh kembang mereka yang sangat berharga. Bila ayah dan ibunya berantam di depannya, maka saat dewasa menjadi trauma tersendiri. Bahayanya bisa sampai bunuh diri atau bahaya-bahaya lain yang dilakukan si anak.

Di alam bawah sadarnya itu orang tua bercerai adanya rasa ketidaknyamanan di dalam diri anak. Anak jadi korban karena ia kekurangan figur ayah atau figur ibu.

Diharapkan para orang tua dapat menjalani rumah tangga dengan memegang kuncinya yaitu komunikasi yang baik antara suami dan istri. Sehingga tidak adanya perselingkuhan dan perceraian untuk membuat masa depan anak Anda penuh harapan.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here