Home Fashion Cufflink Aksosoris Pria

Cufflink Aksosoris Pria

238
0

Cufflink Aksosoris Pria

Cufflink atau kancing set pakaian pria muncul saat para penjahit Inggris ingin menciptakan mode yang lebih simple. Karena dulunya, orang-orang Eropa menggunakan tali atau pita.

Kemudian mereka mulai menemukan dua kancing yang terhubung oleh rantai kecil. Yang kemudian dikenal Cufflink.

Konon, Cufflink saat itu menjadi simbol khusus (yang cukup bergengsi), karena hanya digunakan oleh para bangsawan saat menghadiri acara kerajaan. Penggunaan Cufflink menyebar dari Inggris ke Prancis dan menjadi populer di kalangan bangsawan Prancis.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan industri, Cufflink dapat dibuat dengan bahan murah dalam jumlah besar sehingga lebih terjangkau oleh banyak kalangan.

Cufflink dirancang untuk digunakan pada kemeja dengan French Cuff.
French Cuff adalah kemeja dengan Cuff yang (sengaja dibuat) cukup panjang dan harus dilipat agar dapat dipasangi Cufflink. Kemeja jenis ini sangat tepat dipakai pada acara resmi. Apalagi bila dipadukan dengan jas atau blazer.

Ada enam macam jenis Cufflink.

  1. Bullet Back Closures
    Jenis yang paling umum. Kait pengetat cufflink ini berbentuk terpedo, peluru atau kapsul yang dapat di putar 360 derajat, sehingga mudah untuk digunakan.
  2. Whale Back Closure
    Jenis ini mirip Bullet Back Closures. Kait pengetatnya berbentuk ekor Paus yang dapat digerakkan 180 derajat.
  3. Fixed Backing , Reversible Fixed Backing
    Bila kait pengetat Bullet Back Closures dan Whale Back Closure bisa diputar, tidak demikian dengan Fixed Backing. Bentuk Cufflink jenis ini lebih kaku bila dibandingkan dengan saudara-saudaranya, namun dipercaya paling solid dalam mengetatkan Cuff.Karena alasan selera, Ada kalanya seseorang mengoleksi lebih dari 2 Fixed Backing atau lebih. Berawal dari keinginan untuk menghemat, para pengrajin Cufflink memperindah design baik kepala Cufflink maupun pengetat Cufflink, sehingga bisa dibolak-balik. Cufflink Fixed Backing jenis ini disebut Reversible Fixed Backing.
  4. Chain Link
    Pada Cufflink jenis ini, kepala Cufflink dan kait pengetat dihubungkan dengan rantai. Konon, beginilah bentuk Cufflink saat pertama kali ditemukan. Sama seperti Fixed Backing, tersedia juga versi Reversible Chain Link.
  5. Ball Return
    Pengembangan dari Chain Link dengan kait pengetat berbentuk bola.
  6. Silk Knot
    Silk knot adalah Cufflink yang terbuat dari benang dan sutra. Silk Knot masuk dalam kategori Cufflink alternatif, karena (berbeda dengan 5 jenis Cufflink sebelumnya yang bersifat formal) hanya digunakan untuk acara yang non-formal.
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here