Home Fashion Diet ala Jepang

Diet ala Jepang

213
0

Diet ala Jepang, Masyarakat Jepang adalah suatu masyarakat yang penuh inovasi. Terbukti dari gaya hidup, teknologi, hingga cara berpakaian mereka yang unik dan nyentrik. Keunikan dan inovasi ini rupanya juga terlihat dari cara mereka berdiet. Dan akhir-akhir ini masyarakat Jepang, terutama kalangan remaja dan para wanita, sangat terobsesi untuk menurunkan berat badan mereka. Dari statistik yang ditunjukkan oleh situs My Nippon, wanita dan para remaja di Jepang berusaha membuat tubuh mereka langsing agar bisa mencoba berbagai macam mode busana.

Tentu wanita jepang kebanyakan memiliki tubuh yang langsing. Sangat jarang kita melihat wanita yang gemuk di jepang. Berikut adalah beberapa tips diet ala jepang untuk menjaga tubuh tetap langsing :

Diet Pisang

Salah satu jenis diet yang cukup populer di Jepang saat ini adalah ‘diet pisang‘. Diet ini hanya mengharuskan orang untuk mengonsumsi pisang dan segelas air putih hangat di pagi hari. Di siang dan malam hari, kita boleh makan apa pun, ngemil pun boleh. Dan makan malam tidak boleh lebih dari jam 8 malam. Selain itu, para pelaku ‘diet pisang‘ ini juga memiliki pantangan. Mereka tidak boleh makan makanan yang manis dan terlalu banyak mengandung gula kecuali di siang hari. Makanan ringan hanya boleh dimakan sekali dalam sehari. Mereka juga harus hindari es krim, produk olahan susu, alkohol, atau dessert setelah makan malam.

Jika Anda tak suka olahraga, mungkin diet pisang akan sangat cocok untuk Anda. Pasalnya, diet ini tak mengharuskan Anda melakukan olahraga apapun jika Anda tidak suka. Sebagai gantinya, diet ini menyarankan agar Anda banyak tidur. (beristirahat) karena dengan banyak beristirahat dan tidur dinilai dapat membantu proses pembakaran makanan dan melancarkan metabolisme. Tidur juga bisa membuat pelaku diet ini terhindar dari rasa stres.

Diet Okinawa

Okinawa merupakan nama sebuah pulau yang terdapat di Jepang. Selama turun menurun penduduk si Okinawa memiliki pola makan sangat khas sehingga membuat sebagian besar penduduknya memiliki usia hidup yang panjang dan tetap sehat hingga usia lanjut.
Dengan mengutip hal tersebut akhirnya Jepang menerapkan Diet Okinawa. Diet Okinawa merupakan diet semi-vegetarian yaitu dengan mengkonsumsi daging hewani dengan cara yang tidak berlebihan, porsinya hanya 60 sampai 90 gram sekali makan. Beras yang digunakan pun harus beras merah dan bukan beras putih. Pasalnya, beras putih sudah mengalami proses pembersihan yang berulang-ulang sehingga kandungan vitaminnya sudah berkurang. Uniknya lagi adalah penerapan pola makan dengan porsi yang berbeda untuk laki-laki dan perempuan. Untuk perempuan, pola makannya tujuh sampai 10 kali, sedangkan pria tujuh sampai 13 kali setiap harinya dengan takaran 150-200 cc untuk sekali makan.

Pelaku diet Okinawa sangat tidak dianjurkan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi lemak dan garam serta zat adiktif lainnya seperti bumbu penyedap rasa. Bagi yang suka ngemil sangat disarankan untuk menghindari camilan yang berlemak, atau memiliki kandungan garam yang tinggi. Sebagai ganti camilan, Anda disarankan untuk menggantinya dengan sandwich roti gandum atau sereal.

Diet dengan konsep “hara hachi bunme”

Diet ala jepang ini menggunakan konsep “hara hachi bunme“, yaitu berhenti makan saat sudah 80% kenyang. Di Jepang tiap jenis makanan disajikan dalam piring dan mankuk yang kecil terpisah, bukan dalam satu piring besar. penyajian dalam porsi kecil ini akan mencegah kita makan berlebihan. penelitian di University of Illimois, Amerika, membuktikan bahwa orang akan makan 45% lebih banyak jika disajikan dalam wadah besar. Makanan juga disajikan dengan penampilan yang cantik dan menarik dengan setiap porsinya mengandung kombinasi makanan yang ideal. Misalnya, nasi dikombinasikan dengan ikan dan sayuran, yang diolah secara minimal menjadi beraneka sushi dengan tampilan menarik.

Diet ini lebih meniru pola makan orang jepang. Hanya saja dibatasi dan harus berhenti jika sudah merasa 80% kenyang. Salah satu pola makan orang jepang adalah makan dengan perlahan dan merasakan tiap gigitan serta kunyahan makanan. Selain itu, orang jepang lebih sering dimasak dengan pengolahan minimal (bahkan dimakan mentah), direbus, dikukus, atau dibakar. kesegaran bahan pangan, proses pengolahan atau pemasakan makanan yang minimal, akan memaksimalkan kandungan nutrisi dalam pangan nabati

Artikel Diet ala Jepang ini sangat tepat bagi anda wanita yang mendambakan tubuh langsing. Terapkanlan salah satu diet yang menurut anda menarik dan tidak membebani. Jika ingin hasil yang memuaskan maka lakukanlah diet secara teratur.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here