Home Kesehatan Kenapa Anak Kecil Tidak Wajib Puasa Sehari Penuh?

Kenapa Anak Kecil Tidak Wajib Puasa Sehari Penuh?

244
0

Kenapa Anak Kecil Tidak Wajib Puasa Sehari Penuh?

Kenapa Anak Kecil Tidak Wajib Puasa Sehari Penuh

Pada bulan ramdhan adalah kewajiban seluruh muslim untuk berpuasa. Namun ada beberapa orang yang mendapatkan kelonggaran. Salah satunya adalah anak kecil atau yang belum akil baligh atau berusia dibawah 12 tahun tidak dianjurkan untuk berpuasa penuh, cukup setengah hari.

Seperti dijelaskan oleh Ketua Yayasan Gema Sadar Gizi, dr. Tirta Prawita Sari, MSc, Sp.GK, glukosa atau kadar gula darah adalah sumber energi bagi tubuh yang diperoleh dari mengonsumsi makanan dan disimpan dalam bentuk glikogen–cadangan energi– dalam hati dan otot. Ketika kecukupan glukosa tak terpenuhi, maka glikogen akan cepat habis.

Dokter Tirta juga menjelaskan tentang hubungan glikogen. “Glikogen pada jaringan otot dan hati sangat berperan dalam penyimpanan energi. Akan tetapi, pada anak saat puasa, glikogen hati belum dapat bekerja optimal untuk menyimpan energi seperti orang dewasa,” kata dr. Tirta.

Kalau puasa segera dilakukan seharian penuh, kemungkinan tubuh anak akan merasa kaget. Meskipun, cadangan energi dalam tubuh mampu bertahan hingga 16 jam. “Sebenarnya ketika berpuasa, asupan makanan berkurang, maka tubuh dengan sendirinya akan mencari sumber energi dari lemak,” tambahnya.

Ketika hal tersebut terjadi, maka tubuh dapat mudah lemas.  Oleh karena itu saat belajar berpuasa selama setengah hari, Tirta menganjurkan agar anak mendapatkan asupan yang manis ketika berbuka puasa. Ini untuk membantu meningkatkan kembali kadar gula dalam tubuh.

sumber: joglosemar

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here