Home Tips Menanggapi 3 Pertanyaan Yang Tidak Sopan Saat Wawancara kerja

Menanggapi 3 Pertanyaan Yang Tidak Sopan Saat Wawancara kerja

85
0

Mendapatkan panggilan dari perusahaan impian memang efektif dalam membangun rasa optimis dan semangat dalam diri Anda.

Namun, Anda jangan langsung terlena begitu saja. Perhatikanlah pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh pihak perusahaan. Jika Anda merasa pertanyaan tersebut ofensif, Anda memiliki hak untuk tidak menjawab.

Dilansir dari laman Self, berikut tiga pertanyaan yang tak pantas diajukan pada calon karyawan saat wawancara kerja:

“Apakah Anda berencana memiliki anak?”
Segala pertanyaan mengenai keluarga Anda sama sekali tidak ada kaitannya dengan perusahaan dan pekerjaan.

Secara hukum, pihak rekrutmen tidak berhak untuk mendiskriminasi calon pegawai berdasarkan status pernikahan dan keluarga. Jadi, pertanyaan tersebut sangat tidak relevan.

Anda bisa menanggapinya dengan tegas. Jelaskan dengan sopan bahwa status pernikahan, menikah, lajang, atau rencana berkeluarga tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang akan Anda lakukan.

Lalu, ucapkan terima kasih dan jangan lupa sebutkan bahwa Anda akan lebih menghargai jika pertanyaan lebih fokus pada kemampuan dan pengalaman kerja berkaitan dengan posisi yang Anda lamar.

“Apa agama Anda? Siapa kandidat presiden pilihan Anda?
Tak bisa dimungkiri bahwa wawancara kerja sering terselipkan pembicaraan ringan dengan isu-isu terkini di lingkungan sekitar.

Namun, jika pertanyaan tersebut mempertanyakan soal agama dan pandangan politik Anda, maka Anda bisa memilih untuk tidak menjawabnya.

Selain konyol, pertanyaan seperti itu sangat subjektif dan tidak adil.

“Berapa berat badan Anda? Berapa tinggi tubuh Anda?”
Memang benar bahwa banyak orang memberikan penilaian berdasarkan penampilan. Namun, jika pewawancara kerja menanyakan hal itu secara langsung pada Anda. Respon terbaik adalah menolak menjawab dengan penjelasan yang sopan dan diplomatis.

Anda bisa menanyakan kembali pada pihak HRD mengenai hubungan berat badan dan pekerjaan yang nantinya akan Anda kerjakan.

Nah, misalkan memang ada kaitan antara pertanyaan soal berat badan dan pekerjaan, apapun alasannya, mereka tidak pantas menanyakannya begitu saja pada Anda.

Selain itu, si pewawancara pastinya memiliki mata dan logika untuk memprediksi berat badan dan tinggi badan tanpa harus menanyakan kepada Anda.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here