Home Kuliner Mencicipi Uniknya Martabak Hitam Blackpool

Mencicipi Uniknya Martabak Hitam Blackpool

91
0

Tak hanya burger berwarna hitam yang sempat menjadi tren kuliner di Jakarta. Anda juga bisa menemukan dan tentunya menyantap martabak dengan warna hitam di sekitar Bogor dan Jakarta.

Salah satu kedai martabak tersebut bernama Martabak Blackpool. Semua martabak yang disajikan berwarna hitam. Tak hanya itu, tersedia beberapa pilihan isi, seperti cokelat, keju, dan isi-isi lain yang unik.

Pemilik Kedai Martabak Blackpool bernama Hendi yang baru berusia 21 tahun. Merupakan mahasiswa tingkat akhir di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta.

Setiap pembeli bisa mencicipi tujuh rasa isi martabak hitam di Martabak Blackpool. Isi martabak tersebut seperti cokelat, keju, spesial (cokelat, keju, kacang, wijen), Cream Cheese Oreo, Scarlet, Creamy Mozaic, dan Hershey’s Cookies n’ Cream.

Bisa dibilang, martabak ini adalah yang pertama kali di Jakarta. Kalau martabak hitam pasti kenalnya Blackpool. Kalau ketik martabak hitam di Google juga pasti muncul pertama adalah Blackpool.

Awal usaha martabaknya tersebut dimulai pada Mei 2015. Di tengah ingar bingar tren martabak “kekinian” tahun lalu, ia mengklaim martabak hitamnya adalah inovasi di kalangan martabak berwarna kuning.

Warna hitam martabak hitam yang ditawarkan untuk pengunjung berasal dari penambahan tepung khusus ke dalam adonan martabak. Ia menyebut, tepung tersebut bernama tepung black forest. Jadi ketika adonan martabak dibuat, juga dutambahkan tepung black forest. Tepung tersebut diimpor langsung dari Australia.

Inovasi isian

Ingatkah dengan martabak berisi cokelat meses dan ketan hitam serta parutan kelapa? Itulah isi martabak klasik yang hadir sejak lama.

Kini martabak hadir dengan beragam isian, seperti juga di Martabak Blackpool. Saat memilih isi martabak yang akan ia jual, riset pasar adalah hal yang utama dalam menentukan keunikan. Misalnya, isi martabak Blackforest Creamy Mozaic.

Secara tampilan, martabak dengan diameter berukuran 30 sentimeter ini dipenuhi warna-warni taburan sereal buah. Warna merah, kuning, hijau, biru, pink, coklat, dan aneka warna lain memenuhi setengah martabak.

Warna itu seperti pelangi. Memang keinginan martabak ini lebih berwarna dengan toping yang beragam.

Setengah sisi martabak lainnya, diolesi dengan krim keju. Tak hanya itu, setelah ditaburi sereal buah dan juga krim keju, martabak Blackforest turut disiram dengan tepung madu. Sedangkan untuk krim kejunya diimpor langsung dari Selandia Baru.

Menu Creamy Mosaic ini pertama kali muncul pada bulan akhir tahun lalu. Diperlukan waktu kurang dari dua bulan untuk mencapai rasa yang pas sebelum produk itu diluncurkan.

Sementara hidangan martabak lainnya yang juga terasa lain adalah Blackforest Scarleet. Sekilas, warna merah dan hitam berpadu siraman susu kental mewarnai mata.

Isi martabak Scarlett tersebut, yakni parutan cokelat blok rasa stroberi, dan remukan biskuit oreo. Menurutnya, inovasi isi martabak ini diakui menjadi salah satu yang terlaris di booth Martabak Blackpool.

Dua isi martabak yang berwarna-warni tersebut bisa didapatkan dengan harga Rp 95.000 untuk Martabak Blackforest Creamy Mozaic dan Blackforest Scarlet Rp 90.000.

Untuk isi martabak seperti cokelat dihargai Rp 60.000, keju Rp 65.000, spesial (cokelat, keju, kacang, wijen) Rp 75.000, Cream Cheese Oreo Rp 85.000, dan Hershey’s Cookies n’ Cream Rp 105.000.

Seluruh menu tersebut bisa ditemukan di cabang-cabang Martabak Blackpool. Martabak Blackpool memiliki enam cabang yang tersebut di Jakarta dan Bogor, yaitu di Tebet, Gandaria, Pantai Indak Kapuk, Kelapa Gading, Kedoya, dan Bogor.

Cabang Tebet beralamat di Jalan Tebet Utara Dalam no 28, cabang Gandaria di Jalan Gandaria 1 No 47, cabang Kedoya di Terusan Arjuna Utara No 2, cabang Pantai Indah Kapuk di Ruko Elang Laut Blok D No 1-2, cabang Kelapa Gading di Jalan Boulevard Raya Blok QA 3 No 21, dan cabang Bogor di Jalan Achmad Soebana No 27.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here