Home Ibu dan Anak Mengatasi Anak Yang Sering Ngompol

Mengatasi Anak Yang Sering Ngompol

102
0

Bunda pasti bertanya-tanya, kapan sih Anak mulai berhenti ngompol?

Anak mulai berhenti ngompol di usia 2,5 tahun. Umumnya anak berhenti ngompol pada siang hari lalu berangsur pindah ke malam hari. Anak lelaki biasanya lebih lama berhenti ngompol daripada anak perempuan.

Faktanya Anak yang ngompol lima kali dalam seminggu tampak memiliki kecerdasan rendah, rentang perhatian dan memori pengingat yang pendek. Anak yang memiliki masalah ngompol yang kronis akan belajar dan bereaksi menerima pembelajaran lebih lambat.

Penyebab anak mengompol bisa diidentifikasikan sebagai berikut :

1. Keturunan
Apabila Anda sebagai orangtua suka mengompol di masa kecil, risiko besar bagi anak Anda juga akan mengompol.

2. Hormon vasopresin
Produksi hormon vasopresin atau antidiuretic hormone (ADH) pada anak berumur dibawah 10 tahun secara normal tidak sebanyak mereka yang di atas 10 tahun. Karena itu balita sudah sewajarnya mengompol.

3. Tertidur lelap
Anak yang tidurnya amat lelap, lebih mungkin ngompol daripada yang mudah terjaga. Terlebih lagi pada anak lelaki.

4. Gangguan anatomi
Terjadinya gangguan anatomi hanyalah 1% penyebab anak mengompol. Kapasitas kandung kemih pada anak yang suka ngompol lebih kecil daripada anak normal.

5. Perkembangan sistem saraf terlambat.
Mengontrol buang air kecil adalah salah satu perkembangan sistem saraf. Pada anak yang sering ngompol pasti ada gangguan perkembangan sistem saraf tertentu sehingga anak tertidur lelap dan tentu adanya ketidakmampuan otak untuk menangkap sinyal yang dikirim kandung kencing yang sudah penuh.

Cara Mengatasi Anak yang Masih Sering Ngompol :

1. Akupuntur.
Disarankan akupuntur dengan ahlinya, tingkat keberhasilan metode ini sampai dengan 70% yang diikuti 10 – 40 sesi.

2. Hipnoterapi.
Anak ditanamkan sugesti untuk segera bangun jika ingin buang air kecil. Tempat tidurnya akan kering di pagi hari dan kandung kemihnya akan mampu menahan kencing.

4. Membersihkan tempat tidur sendiri.

Anak yang membersihkan tempat tidurnya sendiri bisa membantu untuk menghentikan kebiasannya mengompol.

5. Membangunkan di malam hari.

Sekiranya Anda tahu jam-jam dimana ia akan ngompol, coba bangunkan anak dan ajak dia ke kamar mandi untuk buang air kecil.

6. Minum dan buang air kecil teratur.
Coba ajarkan anak Anda dengan pola makan minum teratur dan buang air kecil berkala di siang hari. Apabila anak Anda tidak dibiasakan buang air kecil dari pagi hingga siang, maka resiko ngompolnya meningkat pada malam hari.

7. Merangsang dengan hadiah.
Jangan memarahinya bila anak Anda ngompol, karena anak justru bisa stres dan malah akan mengompol lagi. Cobalah rangsang dengan hadiah.

Jika tidak mengompol dalam waktu tiga hari, maka akan diberikan hadiah yang menarik dan seterusnya sampai anak tidak ngompol lagi. Semoga tips diatas bermanfaat ya Bun.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here