Home Kesehatan Perokok Pasif Beresiko Mandul

Perokok Pasif Beresiko Mandul

83
0

Sebuah studi baru menyatakan bahwa perokok pasif dapat menyebabkan kemandulan dan mungkin menyebabkan menopause dini. Wanita yang merokok berlebihan, memiliki kesempatan lebih tinggi setidaknya 1-2 tahun sebelum menopause.

Dibandingkan dengan bukan perokok dan bukan perokok pasif, risiko tampaknya tinggi pada perokok dan perokok pasif.
Ketika pada ahli kesehatan mencoba untuk mempelajari hubungan antara kesehatan perempuan dan merokok (baik aktif maupun pasif), mereka menemukan bahwa perempuan harus menjauhi dari segala macam rokok karena alasan kesehatan.
Efek samping dari perokok pasif
Masalah dengan tembakau adalah racun yang terkandung di dalamnya memengaruhi sistem reproduksi pada berbagai tingkatan. Selain itu, menurut penelitian ini, tembakau juga mengganggu aktivitas hormon dalam tubuh.
Dilansir laman Boldsky, para ahli kesehatan mempelajari kebiasaan merokok dan masalah kesuburan dan waktu menopause pada hampir 100 ribu wanita sebagai bagian dari penelitian ini.
Temuan penelitian ini jelas membuktikan bahwa risiko menopause dini dan mandul meningkat, ketika seseorang terpapar asap dari tembakau dengan cara apapun.
Risiko masalah kesuburan dikatakan 15 persen lebih tinggi pada perokok dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Dan, risiko menopause dini dikatakan sekitar 25 persen pada perokok dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.
Para ahli kesehatan juga terkejut, ketika melihat wanita yang perokok berat dapat terjadi menopause hampir dua tahun sebelumnya. Dan, ketika wanita merokok lebih dari dua bungkus sehari, mereka mengalami menopause hampir 18 bulan sebelum usia sebenarnya.
Sedangkan perokok pasif dikatakan mengalami menopause, terjadi satu tahun sebelum usia sebenarnya. Jadi, sekarang kita memiliki alasan lain yang baik untuk mengucapkan selamat tinggal kepada racun.
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here