Home Fashion Sekilas Tentang Jas dan Blazer

Sekilas Tentang Jas dan Blazer

2078
0

jas pria

Hai Cuters kali ini mimin ingin membahas tentang Blazer dan Jas. Untuk orang yang awam tentang fashion Blazer dan Jas memang dikatakan mirip. Tetapi pada dasarnya Blazer dan Jas itu berbeda.

Jas pertama kali diciptakan di Perancis, tetapi Inggrislah yang memperbaiki bentuk dan membuat aturan penggunaan Jas ini. Pada akhir abad 19, setelan jas digunakan kaum pria Inggris saat mereka bermain biliar ataupun merokok. Setelan jas ini bertujuan melindungi tubuh dari bau asap rokok yang menempel di pakaian dan dikhawatirkan akan menggangu penciuman kaum wanita.

Di perancis sendiri ada jas khusus untuk merokok disebut Diner jacket. Jaket ini berupa jas hitam yang dipakai terbuka di atas kemeja putih, rompi hitam dan dasi kupu-kupu. Kemejanya memalai lipit-lipit di bagian dada yang disebut plastron.

Sedangkan di Maerika jas dikenal dengan sebutan tuxedo. Berasal dari Tuxedo Park Club di mana Griswold Lorriard memamerkan setelan jas ‘tidak formal’. Kemunculannya ini membuat banyak pria mengikuti gaya fashion uniknya.

Kini smoking,  tuksedo atau dinner jacket menjadi setelan jas paling resmi. Biasanya merupakan dress code untuk acara jamuan makan malam resmi di istana sampai acara formal kalangan pebisnis. Juga menjadi busana pengantin ala Barat dan pakaian wajib para aktor dalam acara penyerahan  piala Oscar.

Jas selalu match dengan celana. Dari warna ataupun bahan. Maka dari itu sering kita dengar dengan kata “setelan jas”

Blazer-pria

Untuk Blazer sendiri sebenarnya merupakan turunan dari Jas. Blazer hadir di tengah-tengah masyarakat yang mulai jenuh dengan fashion yang bersifat kaku. Rajutan / jahitan kain Blazer lebih seragam sehingga cocok untuk kaum muda. Blazer bisa menjadi alternatif untuk mereka yang ingin terlihat santai namun tetap menampilkan kesan santun dan rapi. Kemudian Blazer cocok untuk acara-acara yang semi formal.

 

SHARE