Home Ibu dan Anak Solusi Mengatasi Kelelahan Menjadi Seorang Ibu

Solusi Mengatasi Kelelahan Menjadi Seorang Ibu

70
0

Kelelahan yang kita bahas di sini bukan sekedar kelelahan secara fisik ya, Bun. Kelelahan yang dimaksud adalah keadaan di mana Bunda merasa tidak sanggup lagi menerima lebih banyak tekanan dan tanggung jawab. Dalam kondisi seperti ini, kekuatan energi dan mental Bunda sudah habis.

Hal ini sebenarnya wajar saja terjadi. Pada satu titik, sebenarnya Bunda sudah sampai di tahap stress. Hanya saja Bunda sering tidak menyadarinya. Biasanya yang menyadari keadaan ini adalah orang lain. Sayangnya, menjadi ibu seringkali diasosikan dengan melupakan kebutuhannya sendiri. Kalau Bunda melakukan apa yang Anda mau makan akan dianggap sombong. Belum lagi kalau Bunda meminta bantuan, kita malah dianggap lemah.

Nilai-nilai budaya yang sering mendefinisikan bagaimana menjadi ibu yang kuat terkadang memberatkan perempuan sendiri. Menjadi kuat bukan berarti memaksakan Bunda mengerjakan sesuatu sampai kelelahan, baik secara fisik maupun mental. Dilansir dari Fimela, yuk Bunda kenali tanda-tanya segera.

  1. Mudah melupakan banyak hal

Bunda mudah melupakan berbagai hal, mulai dari hal kecil seperti kegiatan sehari-hari sampai hal penting yang dibebankan ke Bunda.

  1. Mudah marah dan tersulut emosi

Ingat-ingat deh, apakah belakangan ini Bunda sering berteriak kepada si kecil tanpa sebab? Atau menjawab pertanyaan suami dengan nada tinggi. Setelah selesai, Bunda tersadar dan menyesal pernah berbuat seperti itu.

  1. Lelah terus menerus

Bunda sudah tidak pernah merasa sehat. Bunda selalu merasa tidak bertenaga dan hal ini membuat  Bunda malas mengerjakan apapun.

  1. Mengerjakan tugas rumah tangga sebatas rutinitas

Coba ingat lagi Bunda, kapan Anda  terakhir mengajak si kecil bermain atau menemaninya belajar? Kapan terakhir Bunda mendengarkan ceritanya soal pelajaran barunya di sekolah? Bundahanya sibuk menyiapkan keperluan si kecil tanpa pernah berkomunikasi dengannya. Hal ini juga bisa terjadi dengan suami. Padahal komunikasi adalah satu hal penting dalam sebuah keluarga.

Yuk segera atasi hal ini dengan strategi yang tepat.

  1. Berhenti mengiyakan segalanya

Ungkapkan saja kalau memang tidak bisa atau ingin memiliki waktu untukdiri sendiri sebentar. Bunda bisa mengambil time off sebentar dari tugas domestik Anda selama ini.

  1. Lakukan yoga

Tidak usah membayangkan harus mengeluarkan biaya banyak untuk ikut kursus yoga. Bunda bisa melakukannya sendiri di rumah dengan melihat pada video tutorial yoga. Yoga terbukti bisa menurunkan tingkat stress dan meningkatkan energi, Bunda.

  1. Matikan semua gadget dan akun media sosial

It works definitely to reduce your stress level. Pikirkan diri sendiri saja dan fokuskan pada hal-hal yang menyenangkan untuk diri Bunda.

  1. Minta bantuan anggota keluarga lain

Bunda merasa kewalahan mengerjakan berbagai pekerjaan di rumah? Segera minta bantuan anggota keluarga lainnya. Keluarga sama juga dengan sebuah tim.

  1. Turunkan ekspektasi

Mulailah berpikir dengan lebih rasional dan jangan memasang target tinggi-tinggi.

  1. Makan sesuatu yang kamu suka

Tingginya tingkat stres biasanya membuat makan jadi sulit. Sesekali cobalah memanjakan diri Bunda  dengan makan sesuatu yang Bunda suka.

  1. Temui psikiater

Temukan jawaban atas masalah Abda dengan menemui orang yang memiliki kapabilitas di bidangnya. Mereka tidak hanya akan mendengarkan, mereka juga akan memberimu solusi atas masalah Anda.

 

Semoga artikel diatas bermanfaat untuk Bunda yang mengalami rasa jenuh terhadap rutinitas mengurus rumah tangga.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here