Home Fashion Stilleto Tetap Memukau Wanita

Stilleto Tetap Memukau Wanita

340
0

stiletto

Wanita mengenakan sepatu hak tinggi selama ratusan tahun, tapi tumit sepatunya tidak pernah begitu tinggi dan sempit seperti pada tumit stiletto yang menjadi populer pada awal 1950-an. Dinamakan Stiletto karena diumpamakan seperti  belati Italia tipis, bisa setinggi empat atau lima inci, dan menyempit ke titik sekecil tiga perdelapan inci diameter. Sepatu Stiletto memaksa perempuan untuk berjinjit , mengepalkan otot betis mereka, dan dorong dada mereka ke depan untuk keseimbangan. Sikap inilah yang membuat pemakainya terlihat seksi dan glamor.

Sepatu Stiletto kadang-kadang juga didefinisikan sebagai sepatu dengan tumit memiliki diameter di tanah kurang dari 1 cm (kurang sedikit dari setengah inci). Stiletto-gaya sepatu lebih pendek dari 5 cm disebut tumit kucing. Stiletto mengharuskan pemakainya untuk berdiri berjinjit saat berjalan. Ketidaknyamanan dan rasa sakit saat memakai stiletto sudah melegenda, tapi toh masih banyak wanita yang memilih memakai Stiletto dan menahan rasa sakitnya.

Desainer Italia Roger Vivier (1913-1998) memadukan  stiletto dengan pakaian yang dirancang oleh designer  Prancis Christian Dior (1905-1957) di awal 1950-an. Stiletto, seperti mode lain waktu, sama sekali tidak praktis. Karena sepatu ini berbahaya bagi tubuh perempuan.

Seperti yang pernah diungkapkan oleh para Podiatrists, atau dokter yang merawat kaki, memperingatkan bahwa stiletto menyebabkan kerusakan pada tendon, deformitas tulang, dan nyeri punggung.
Meskipun berbahaya, stiletto heels tetap populer sepanjang 1950-an dan awal 1960-an dan dipentaskan kembali pada 1990-an. Aktris Populer 1950 Jayne Mansfield (1932-1967) mengaku memiliki dua ratus pasang tumit, dan aktris Elizabeth Taylor (1932 -) mendapatkan ketenaran untuk adegan dalam film Butterfield 8 (1960) di mana dia menggali tumit stiletto-nya menjadi sepatu pria. Dalam film Tunggal Putih Perempuan (1992) aktris Jennifer Jason Leigh (1962 -) karakter mengambil bahaya stiletto langkah lebih jauh ketika ia menggunakan baja lonjakan tumit stiletto-nya untuk membunuh seorang pria. Stiletto  merupakan  simbol ampuh daya perempuan dan seksualitas.
Stiletto kembali dengan sukses setelah tahun 2000, ketika banyak wanita mengenakan Stileeto untuk pergi ke kantor. Atau juga memadukannya dengan pakaian santai seperti jeans.

Berikut Mimin berikan tips untuk memilih Stiletto yang tepat :

 

  1. Bagi wanita yang tinggal di iklim tropis, sebaiknya memilih stiletto dengan bagian depan yang terbuka. Sepatu jenis ini biasa disebut dengan peep toe dan memungkinkan kaki untuk bisa bernafas serta menjaga sirkulasi darah.Namun jika cuters tinggal di daerah yang dingin, ada baiknya memilih Stiletto yang tertutup. Hal ini akan membuat kaki merasa hangat. Jika cuters khawatir terkilir, pilihlah  model yang bertali karena tali-tali tersebut akan memudahkan melangkah.
  2. Dalam memilih Stiletto, cuters  juga perlu memperhatikan bentuk kaki. Sebagai contoh jika kaki cenderung berbentuk bulat, hindari sepatu berujung lancip karena sepatu ini justru akan membuat kaki  cuters sakit.
  3. Bentuk hak juga harus diperhatikan. Pilih bentuk hak dengan cermat. Lebar hak juga bisa mempengaruhi kenyamanan cuters saat sedang berjalan. Jangan terlalu tergoda dengan bentuk hak yang menarik dan seksi.
  4. Pada umumnya, sebagian besar wanita lebih menyukai hak yang runcing. Namun untuk tubuh yang lebih besar, tentunya hak runcing sangat tidak sesuai. Jadi pertimbangkan proporsi tubuh dengan hak yang akan  dipilih.
  5. Dalam memilih Stiletto, tampil cantik bukanlah satu-satunya fokus utama. Agar anda bisa tetap merasa nyaman, anda juga harus memperhatikan sisi kenyamanannya. Untuk itu anda perlu memperhatikan hal-hal berikut.
  6. Jangan memilih sepatu dengan hak yang memiliki tinggi lebih dari 4 cm. Namun untuk pemakaian sehari-hari, sebaiknya  pilih hak yang lebih rendah dari 3 cm agar anda bisa tetap merasa nyaman dalam beraktifitas.
  7. Jika di kantor diharuskan untuk memakai Stiletto, sebaiknya saat sedang berangkat, cuters mengenakan sepatu kets atau sandal yang memiliki bantalan yang nyaman. Setelah sampai di kantor, barulah cuters menggunakan stiletto.Dengan demikian, cuters tidak perlu merasakan penderitaan yang panjang selama perjalanan anda ke kantor. Jadi meski perjalanannya jauh, cuters bisa tetap merasa nyaman.
SHARE