Home Ibu dan Anak Sudahkah Anda Makan Bersama Keluarga?

Sudahkah Anda Makan Bersama Keluarga?

434
0

Sudahkah Anda Makan Bersama Keluarga?

Sudahkah Anda Makan Bersama Keluarga

Bagi sebagaian keluarga, agenda makan bersama adalah wajib. Terutama saat malam hari. Biasanya selain makan, sesama anggota keluarga saling berbagi cerita mengenai hari-hari yang telah dilaluinya tadi.

Namun sayang, banyak juga keluarga yang mengabaikan hal ini. Kesibukan masing-masing anggota keluarga membuat acara makan bersama semakin jarang dilakukan. Padahal, manfaat makan bersama sangat banyak.

Nah, sekarang cuters, coba ingat-ingat, kapan terakhir  kali makan bersama keluarga?

Ayo, luangkan sejenak waktu Anda untuk makan bersama keluarga karena banyak manfaat positif berawal dari meja makan.

  1. Mengontrol asupan nutrisi anak
    Anak-anak dan remaja umumnya belum memiliki pengetahuan yang baik akan kebutuhan zat gizi tubuhnya. Padahal usia anak-anak adalah masa pertumbuhan.
    Kekurangan zat gizi tertentu dapat membuat anak terhambat pertumbuhan dan perkembangannya. Ajang makan bersama bisa menjadi tempat orang tua mengontrol asupan nutrisi anak.
  2. Mencegah anak mengonsumsi junk food
    Anak-anak biasanya menyukai  jajanan yang tinggi lemak, kalori, dan garam namun rendah serat dan vitamin. Kebiasaan jajan di luar rumah memungkinkan anak mengonsumsi bahan kimia berbahaya, seperti pewarna, pengawet, dan penguat rasa. Makanan di luar rumah juga tidak terjaga kebersihannya sehingga dapat menyebabkan anak terkena penyakit gangguan pencernaan bahkan keracunan makanan. Dengan makan bersama, meskipun dilakukan di luar rumah, orang tua bisa memilihkan menu yang sehat. Seperti menyarankan jangan minum soft drink tetapi memilih jus buah yang lebih sehat. Atau jangan terlalu banyak makan makanan yang digoreng, tetapi memilih menu masakan rebus atau kukus yang lebih sehat.
  3. Saat tepat mengenalkan nutrisi makanan
    Saat makan adalah saat yang menyenangkan. Di saat kondisi anak-anak senang, mereka akan mudah menerima apa yang dijelaskan oleh orang tua.
    Sambil menikmati makanan, coba jelaskan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti anak tentang manfaat makanan yang sedang dimakan.
    Misalnya daging, telur, dan tempe adalah sumber protein agar badan menjadi tumbuh tinggi dan sehat. Atau menjelaskan tentang pentingnya makan sayuran dan buah yang kaya vitamin agar badan tidak mudah sakit.
  4. Mengajarkan etika makan
    Saat makan bersama, orang tua juga bisa sambil mengajarkan etika makan yang baik. Seperti cara mengunakan alat makan yang benar, makan harus sambil duduk, tidak boleh menyuap makanan terlalu banyak atau jangan makan dengan berdecap. Ajarkan pula tata krama dengan contoh langsung menggunakan kata-kata yang bijak. Misalnya dengan meminta tolong mengambilkan makanan yang jauh, dan jangan lupa mengucapkan terima kasih sesudahnya. Biasakan untuk selalu membaca doa sebelum dan sesudah makan agar anak belajar rasa bersyukur atas nikmat Tuhan.
  5. Tempat berbagi masalah
    Ajak anak berinteraksi dengan percakapan yang tidak terlalu berat. Misalnya tentang aktivitas kegiatan mereka di sekolah, atau mengajak anak bercerita tentang permasalahan yang sedang dihadapi. Anak biasanya akan bercerita dengan senang hati dan sebagai orang tua menjadi tau permasalahan anak, perkembangannya, serta mencarikan solusi. Dengan cara ini, jalinan kasih sesama anggota keluarga akan semakin terjalin erat.

 

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here