Home Ibu dan Anak Yang Terjadi Saat Wanita Melahirkan

Yang Terjadi Saat Wanita Melahirkan

87
0

Seorang ibu memanglah seseorang yang sangat kuat. Hal ini dapat kita lihat ketika ibu melahirkan dan bagaimana ia mendidik dan merawat anaknya dengan penuh kasih sayang. Ternyata terdapat hal luar biasa yang ada ketika ibu melahirkan anaknya.

Pengetahuan ini harus diketahui oleh para wanita, khususnya bagi mereka calon ibu yang masih mengandung anaknya, termasuk tanda-tanda melahirkan sudah dekat. Kehamilan menjadi sangat penting karena ketika kita ingin menjaga janin di dalam kandungan kita harus menjaga kehamilan itu sendiri. Terdapat dua proses kelahiran berdasarkan medis, yakni melahirkan dengan cara normal ataupun cesar. Setiap ibu pasti mendambakan untuk melahirkan secara normal. Dilansir dari laman viva.co.id pada dasarnya, calon ibu akan melewati dua tahapan dalam proses melahirkan, yaitu:

1. Tahapan pertama
Dalam tahapan ini, seorang wanita hamil akan melewati dua fase, yakni fase awal dan aktif. Ketika leher rahim mulai membuka maka akan menipis pada fase awal. Setelah itu akan terjadi kontraksi tapi masih ringan untuk dirasakan. Pada umumnya, kontraksi berlangsung selama 30 sampai 90 detik dengan 5 menit untuk selang waktunya. Lama-kelamaan, leher rahim akan terbuka sedikit-sedikit hingga terlihat lendir yang tercampur dengan darah yang keluar dari vagina. Fase awal ini akan berakhir saat leher rahim mengalami pembukaan mencapai 4 cm.
Sedangkan untuk fase aktif, pelebaran leher rahim akan terjadi dengan cepat. Bahkan, pada fase ini, akan terjadi pembukaan leher rahim mencapai10 cm. Selain itu, kontraksi akan terjadi semakin kuat, lama, dan lebih sering terjadi. Pada saat konstraksi ini terjadi, biasanya seorang wanita sudah tidak bisa berbicara karena sakit yang luar biasa. Terdapat beberapa hal yang terjadi ketika fase aktif ini, yakni kram pada kaki, mual, dan rasa tidak nyaman lainnya, bahkan air ketuban akan pecah. Apabila ini adalah kehamilan pertama, biasanya akan berlangsung 4 sampai 8 jam untuk fase aktif ini. Berbeda jika sudah melahirkan beberapa kali maka bisa kelahiran secara normal tanpa rasa sakit karena sudah terbiasa.

2. Tahapan kedua
Pada tahap ini, seorang ibu harus mendorong bayi untuk keluar dari dalam rahim. Banyak energi yang akan dikeluarkan pada tahapan ini. Sebelum memasuki tahapan ini, biasanya rasa sakit karena kontraksi akan berkurang bahkan sedikit sekali kemunculannya. Sehingga dapat digunakan untuk istirahat dan mempersiapkan energi sebesar mungkin untuk melahirkan. Sebelum kita mendorong bayi, maka kita harus menunggu hingga bayi dalam posisi yang sesuai sehingga akan mempermudah turun ke jalan lahir. Ketika bayi sudah berada di bawah panggul, maka akan muncul keinginan untuk mendorong. Akan terlihat tonjolan antara vagina dan anus setelah mendorongnya. Perasaan ingin mendorong akan terasa lebih kuat dan tekanan kepala bayi terasa semakin intens. Hal ini akan diiringi dengan rasa terbakar karena terjadi peregangan hebat pada jaringan antara anus dan vagina. Semakin kuat dorongan, maka akan terlihat kepala bayi keluar dengan sempurna. Setelah itu, kepala bayi akan menyamping untuk bersiap-siap keluar ke pintu kelahiran. Inilah luar biasa, seperti ini proses yang terjadi pada tubuh wanita ketika melahirkan. Setelah bayi lahir, hidung dan mulutnya akan dibersihkan agar dapat bernapas.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here