Home Ibu dan Anak Yuk Kenali Bakat Buah Hati Bunda Sejak Dini

Yuk Kenali Bakat Buah Hati Bunda Sejak Dini

82
0
Setiap Bunda tentu ingin mengarahkan pendidikan maupun kegiatan anak sesuai dengan bakat yang dimilikinya. Karena itu, penting melakukannya sejak dini.
Ketika anak berusia 4 tahun, orang tua sudah bisa mengetahui bakat dan minat anaknya. Bagaimana cara mengenali bakat dan minat anak?
Yuk Bunda, sima beberapa cara untuk mengetahui bakat dan minat seorang anak sejak usia dini yang perlu diketahui oleh para orangtua:
Periode penting
Usia antara 4-14 tahun merupakan usia dimana orangtua harus mengetahui bakat dan minat seorang anak. Rata-rata seorang anak baru akan tahu minat masing-masing pada saat mereka menginjak bangku SMP hingga duduk di bangku Kuliah.
Periode ini merupakan saat-saat yang kritis bagi anak. Perkembangan yang diperoleh pada periode ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan periode berikutnya hingga masa dewasa.
Amati tipe kecerdasan pada anak
 
Kecerdasan seorang anak tidak hanya diukur melalui ukuran IQ (Intelligence Quotient). Setiap anak memiliki kecerdasan yang majemuk, yakin kecerdasan intelektual (IQ) maupun kecerdasaan emosional (Emotional Quotient/EQ).
Ada beberapa kecerdasan pada anak yang harus orangtua ketahui. Di antaranya adalah kecerdasan musikal. Kecerdasan ini ditunjukkan saat seorang anak dengan mudah mengikuti dan mengingat lagu. Cara melatihnya adalah dengan mendengarkan musik dan bernyanyi.
Kedua, kecerdasan intrapersonal. Kecerdasan ini berkaitan dengan daya tahan untuk tidak mudah down, gigih berusaha, dan tidak minder. Ketiga, kecerdasan visual spasial, yaitu kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan memahami pandangan ruang. Dalam kecerdasan ini, anak mampu membedakan posisi, letak, serta membayangkan ruang di kanan, kiri, atas, bawah, depan, belakang, dan samping.
Keempat, kecerdasan Interpersonal (sosial), yaitu kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan anak beradaptasi, bekerjasama, berelasi dengan lingkungan teman sebaya, dan orang di sekitarnya. Terakhir, kecerdasan kinestetik tubuh. Seorang anak memiliki kemampuan untuk melakukan kegiatan yang melibatkan tubuh. Misalnya, gerakan tubuh saat berdoa, menggambar, melompat, belari, dan olahraga yang menggerakkan tubuh, seperti menari, bersenam ,dan sebagainya.
Mengikuti lomba dan latihan
Mengetahui potensi bakat dan minat dan anak bukanlah hal yang instan. Semakin sering melakukan berbagai macam latihan, lomba, atau kompetisi, potensi serta bakat akan semakin teruji dan terasah. Peranan orangtua dalam meningkatkan prestasi belajar anak dan memberikan pendidikan yang baik, serta arahan yang tepat dapat membantu mengasah minat dan kemampuan seorang anak dalam bidang tertentu.
Libatkan hobi
Orangtua tidak diperbolehkan menjadi seorang yang egois dengan apapun yang disukai oleh anaknya. Belajarlah untuk saling berbagi kesenangan dengan anak. Salah satunya dengan cara menghargai hobi yang dipilih si anak. Dari situ bisa diketahui minat dan hobi anak ke depannya.
Nah, setelah tahu bagaimana caranya tentu Bunda tidak perlu bingung-bingung lagi untuk mengarahkan buah hati Anda sesuai bakatnya.
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here